Manfaat Ekonomi Komoditi Kehutanan


Tugas Ekonomi Sumberdaya Hutan

Medan,  April 2019

MANFAAT EKONOMI KOMODITI KEHUTANAN
SENGON (Paraserianthes falcataria L.)

Dosen Penanggungjawab:
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si

Oleh:
Anggita Melati Harahap
171201094
HUT 4B


















PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2019


SENGON (Paraserianthes falcataria L.)

     Hutan adalah sumber daya alam yang perlu dimanfaatkan secara berkesinambungan bagi kemakmuran rakyat dengan tetap menjaga kelangsungan fungsi dan kemampuannya dalam melestarikan lingkungan hidup. Sumber daya hutan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung berupa hasil hutan kayu dan non kayu serta secara tidak langsung sebagai pengatur tata air, pencegah erosi, pariwisata, serta berbagai penyangga kehidupan yang penting melalui ekosistem flora dan fauna. Sengon merupakan salah satu tumbuhan yang mudah tumbuh di daerah tropis. Tanaman ini ditemukan pada tahun 1871 oleh seseorang yang bernama Teysman, tepatnya di pedalaman pulau Banda. Setelah itu Teysman membawa pohon ini ke kebun raya Bogor dan kemudian Sengon tersebar ke berbagai daerah mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bahkan sampai Papua. Pohon Sengon mempunyai banyak kegunaan mulai dari daun, batang/kayu sampai pada akarnya.


A.Klasifika Sengon
Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Famili : Fabaceae
Sub Famili : Mimosoidae
Genus : Paraserianthes
Spesies : Paraserianthes falcataria

              B.     Morfologi Sengon

Batang Sengon

     Pohon berukuran sedang sampai besar, tinggi dapat mencapai 40 m, tinggi batang bebas cabang 20 m. Tidak berbanir, kulit licin,berwarna kelabu muda, bulat agak lurus. Diameter pohon dewasa bisa mencapai 100 cm atau lebih. Tajuk berbentuk perisai, jarang, selalu hijau.

Daun Sengon
  Daun sengon tersusun majemuk menyirip ganda dengan anak daunnya kecil-kecil dan mudah rontok. Warna daun sengon hijau pupus, berfungsi untuk memasak makanan dan sekaligus sebagai penyerap nitrogen dan karbon dioksida dari udara bebas. 

Akar Sengon
Sengon memiliki akar tugngang yang cukup kuat menembus kedalam tanah, akar rambutnya tidak terlalu besar, tidak rimbun dan tidak menonjol pada permukaan tanah. Akar rambutnya berfungsi untuk menyimpan zat nitrogen, oleh karena itu tanah di sekitar pohon sengon menjadi subur.

Bunga Sengon
        Bunga tanamn sengon tersusun dalam bentuk malay berukuran sekitar 0,5 - 1 cm, berwarna putih kekuning-kuningan dan sedikit berbulu. Setiap kuntum bugna mekar terdiri dari bunga jantan dan betina, dengan cara penyerbukan yang dibantu oleh angin atau serangga. Buah sengon berbentuk polong, pipih, tipis dan panjangnya sekitar 6-12 cm. Setiap polong buah berisi 15-30 biji. Bentuk biji mirip perisai kecil dan jika sudah tua biji akan berwarna cokelat kehitaman, agak keras, dan berlilin.

Buah dan Benih


Buah sengon berbentuk polong, pipih, tipis, tidak bersekat-sekat dan panjangnya sekitar 6 – 12 cm. Setiap polong buah berisi 15 –
30 biji. Bentuk biji mirip perisai kecil, waktu muda berwarna hijau dan jika
sudah tua biji akan berubah kuning sampai berwarna coklat kehitaman,

agak keras, dan berlilin. Pipih, lonjong, 3 – 4 x 6 – 7 mm, warna hijau, bagian tengah coklat. Jumlah benih 40.000 butir/kg. Daya berkecambah rata-rata 80%. Berat 1.000 butir 16 – 26 gram.

       C.    Manfaat Pohon Sengon

1.Manfaat Langsung Pohon Sengon

a.  Menahan laju air, sehingga akan lebih banyak air yang terserap ke dalam tanah. Dengan kemampuan ini akan meningkatkan cadangan air tanah. Selain itu, akar pohon akan menahan tanah yang terkikis agar tidak masuk ke aliran sungai/saluran air yang akan menimbulkan endapan. Kemampuan inilah yang dapat mencegah terjadinya kekurangan air di musim kemarau dan banjir di musim hujan.

b.  Menjaga kesuburan tanahSaat hujan, butir-butir air hujan tidak langsung menimpa permukaan tanah. Setelah ditahan oleh tajuk pohon selanjutnya ditahan oleh serasah yang berupa daun dan ranting kering. Dengan demikian tidak mengelupaskan dan memercikkan butir-butir lapisan tanah bagian atas, yang umumnya subur/tanah humus.

c.       Memasok kebutuhan oksigen (O2). Melalui proses fotosintesis, tajuk pohon sengon mengurangi kadar CO2 (hasil aktivitas manusia, pabrik, kendaraan bermotor) di udara dan menghasilkan O2 yang sangat diperlukan manusia. Proses ini sangat penting sebab gas CO2 sangat beracun dan bila dalam jumlah yang berlebihan akan menimbulkan efek rumah kaca.

d. Menyaring kotoran (debu jalanan, abu pabrik/rumah tangga). Dengan struktur tajuk dan kerimbunan dedaunan, debu, dan abu dapat menempel pada daun, yang di saat hujan akan tercuci oleh air hujan. 

e.  Meningkatkan kenyamanan lingkungan. Pohon Sengon mampu membentuk mikroklimat yang sejuk, mengurangi kebisingan, mencegah silaunya sinar matahari, mengurangi bau busuk serta menyekat pemandangan yang kurang layak. Kegiatan metabolisme evapotrenspirasi tumbuhan akan menyebabkan suhu di sekitar tajuk menjadi lebih rendah dan kadar kelembapannya meningkat.

2.Manfaat Tidak Langsung Pohon Sengon
Sengon merupakan tanaman pohon serbaguna, memiliki beragam manfaat dari semua bagian pohonnya, mulai dari daun hingga perakarannya. Sengon menjadi salah satu pohon alternative yang dapat diusahakan secara ekstensif untuk tujuan rehabilitasi lahan-lahan marginal. Upaya pemerintah dalam merehabilitasi kritis meliputi lahan pertanian dan lahan hutan akan dapat diatasi dengan penanaman sengon secara tanaman rakyat atau dalam skala besar seperti tanaman industry. Daun sengon, sebagai familia mimosaceae merupakan pakan ternak yang sangat baik, mengandung protein tinggi.
Daun yang berguguran menjadi pupuk hijau yang baik bagi tanah dan tanaman di sekitarnya. Tajuk pohon yang rindang dimanfaatkan sebagai naungan di areal perkebunan dan wanatani. Bagian yang memberikan manfaat yang paling besar dari pohon sengon adalah batang kayunya. Karakteristik kayu sengon sangat sesuai dengan kebutuhan industry, karena ringan dan warnanya putih segar. Saat ini sengon kayu olahan berupa papan dengan ukuran tertentu sebagai bahan pembuat peti, papan penyekat, pengecoran semen dalam konstruksi, industry korek api, pensil, bahan baku industry kertas pnlp, kayu lapis (plag wood), kayu pertukangan (perabotan rumah tangga), kerajinan seni Keuntungan lain dari penggunaan kayu sengon sebagai bahan baku panel kayu adalah selain harganya relative murah, sengon merupakan jenis tanaman yang mudah ditanam dan dikembangkan. Hal ini memicu bisnis industry kayu yang menggunakan bahan baku sengon yang pada akhirnya semakin banyak petani menanam sengon, menyebabkan hutan rakyat berkembang.



Sumber
E, Marthen. Rehatta, A. 2013. Pengaruh perlakuan Pencelupan dan Perendaman Terhadap Perkecambahan Benih Sengon (Paraserianthes falcataria L.). Agrologia 2(1): 10-16

Hardlatmi, Sri. 2010. Investasi Tanaman Kayu Sengon Dalam Wanatani. Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian 9(2): 17-21.



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Produk Undang Undang Republik Indonesia Tentang Kehutanan